> MUTIARA-MUTIARA | Celoteh Kang Jibrat

Kusadari bahwa suara kehidupanku tak berarti apa-apa

dan bahkan belum mampu menembus telinga kehidupanmu.

Namun dalam apa-apa inilah kita coba komunikasikan,

barangkali bisa mengusir kejemuan . . .

Kata-kata tidak mengenal waktu.

Aku harus mengucapkan atau menuliskannya

dengan menyadari akan keabadiannya. . .

WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

MUTIARA-MUTIARA

Barang siapa naik tanpa kepayahan,
dia bakal turun tanpa kehormatan !

Yang diharap dari hujan
bukan hanya air turun dari langit,
tapi buah dari pohon.

Di balik kehadiran orang yang kita pandang rendah,
karena sosoknya yang buruk atau hidupnya yang nista,
ada banyak hikmah karunia dari surga

yang menjadi hembusan nafas Tuhan ...

Tenangkanlah hatimu !
Tenaglah hingga fajar tiba.
Karena hanya yang menanti pagi dengan sabarlah
yang akan menyambut pagi dengan kekuatan.
Dan cuma pecinta cahayalah yang bakal bercahaya !


Kemarin adalah kenangan yang tertundukkan.
Sedangkan hari ini adalah gubahan tembang mesra,
buat menyongsong esok sebagai kelahiran yang kita harapkan.
Begitulah layaknya jari-jemarimu
dalam menggenggam lorang waktumu yang tersisa.

Kebocoran kecil masih bisa menenggelamkan sebuah kapal yang besar.

Tiada hadiah yang lebih berharga daripada nasihat yang baik.

Nyanyian ibu untuk menidurkan anaknya ketika kecil adalah suara yang paling merdu di dunia.

Tanpa mulai jalan, anda tidak akan sampai ke mana-mana.

Berdoa dan meminta bukanlah perkara yang sama.

Akal itu menteri yang menasihati. Hati itu ialah raja yang menentukan. Harta itu satu tamu yang akan berangkat. Kesenangan itu satu masa yang ditinggalkan.

Tidak ada komentar:

Google
WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com